Jumat, 31 Agustus 2012

kekasihku....


aku tak pernah buta, apalagi membutakan sepasang netra ini untuk melihatmu. aku tak pernah tuli, bahkan pula untuk menulikan sepasang pendengar dari suara-suara jiwamu.

tataplah senja, biarkan mimpi yang menghapus kegelisahan yang menderaku, menghanguskan ladang kebencian dalam ribuan tanyaku.

ketahuilah kekasihku...

meski tak sempat aku mendengar jawaban bintang yang selalu kutanyakan,
namun biarkan sebagian tertuliskan pada bait-bait aksara yang tak bernama.

aku tertunduk pada lembaran rindu yang tak kupahami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar