Selasa, 26 Maret 2013

Aku Terakhir

letih
terdiam

tentang mu
serumpun embun dihelai rumput ilalang

lelah
pasrah

pada batu-batu persinggahan
sebelum kuletakkan kaki penatku
menghanyutkan mengurungku

dari sepersekian waktu
kusiapkan, juga kusisipkan
aroma harapan, rindu yang terpendam
tak sanggup kubaca hingga malam menyapa

ingin tak pernah mengenal hari itu
hari dimana aku tak diizinkan melewati takdir
hari dimana aku tak direstui menggumam mimpi

kuretas segala durga, kutanami gerimis yang mulai
menghijau, kutandai mentari dan siap kumekarkan

maka...

bersinarlah, tersenyumlah dalam kegelapan
banggalah pada temaram
atas bahagia yang kubagi, dan atas bahagia yang terdamba saat ini

maafkan atas keteguhanku yang tak kau pahami
semoga, kau tak marah kali ini...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar