Rabu, 11 Maret 2015

Dear..

Dear hati...
aku kehilangan puisiku,
dari kemarin sepucuk surat hujan tak juga datang,
bahkan saat langit bersimbah gelap
masih kehilangan

"kemana puisiku..., dimana dia..." rontaku

dear hati...
kepada diam yang tak lekang
aku sebuah tulisan yang tak rapi
aku bukan surat
aku hanya sebuah pelukan yang kosong
aku mungkin hanya sedetak jantung namamu
atau aku hanya sebuah ciuman yang tertinggal bias di ujung biburmu

"kemana puisiku....,"
apakah kamu berjeda sekarang

huffftt...
adalah kamu, ada di diariku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar